STIA Amuntai Logo

Digital Repositori

Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA)Amuntai

Muawanah, Muawanah (2026) SKRIPSI: EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM SEMBAKO DI DESA KARIAS DALAM KECAMATAN BANJANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.

[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (196kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (332kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (131kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (112kB)

Abstract

Program sembako merupakan perkembangan dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai program transformasi bantuan pangan untuk memastikan program menjadi lebih tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas dan tepat administrasi. Namun, efektivitas pelaksanaan program sembako di Desa Karias Dalam terdapat beberapa permasalahan yaitu, pendampingan terhadap KPM dinilai masih kurang optimal, penyaluran program sembako yang masih belum tepat sasaran, proses penyaluran program sembako yang terkadang lambat, serta adanya risiko penyalahgunaan dana sembako. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program sembako dan faktor penghambat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas Pelaksanaan Program Sembako di Desa Karias Dalam dinilai cukup efektif. Pertama, ketepatan sasaran program dilihat dari indikator tepat sasaran cukup efektif karena penerima manfaat sudah sesuai kriteria dan indikator peserta program cukup efektif karena proses penetapan dilakukan sesuai ketentuan. Kedua, sosialisasi program dilihat dari indikator kemampuan penyelenggara program cukup efektif karena para penyelenggara program memiliki pemahaman dan kemampuan yang memadai dan indikator informasi program kurang efektif karena dalam pelaksanaannya masih menunjukkan bahwa informasi yang diberikan belum cukup jelas. Ketiga, tujuan program dilihat dari indikator kesesuaian antara hasil pelaksanaan program cukup efektif karena sesuai dengan tujuan program dan indikator pemahaman terhadap program karena pihak penyelenggara telah memberikan penjelasann. Keempat, pemantauan program dilihat dari indikator perhatian cukup efektif karena para peserta merasa diperhatikan dan indikator tindak lanjut cukup efektif karena pihak penyelenggara sudah bagus dalam memberikan tindak lanjut. Adapun faktor penghambat pertama, verifikasi data yang kurang update, kedua ketepatan (guna dan waktu), ketiga sosialisasi yang kurang intensif, keempat keterbatasan tenaga pendamping dilapangan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Administrasi Publik > Efektivitas
Divisions: Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1)
Depositing User: Mr Ari Kurnianto
Date Deposited: 11 Jul 2026 01:58
Last Modified: 11 Jul 2026 02:00
URI: http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/1195

Actions (login required)

View Item
View Item