Wati, Karlina (2026) (SKRIPSI): EFEKTIVITAS PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI DESA HAPALAH KECAMATAN BANUA LAWAS KABUPATEN TABALONG. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.
COVER (2022187 - KARLINAWATI).pdf
Download (97kB)
LEMBAR_PENGESAHAN_DAN_KEASLIAN_tanpa_halaman_4.pdf
Download (625kB)
ABSTRAK (2022187-KARLINAWATI.pdf
Download (418kB)
BAB 1 (2022187-KARLINAWATI) .pdf
Download (2MB)
BAB 2 (2022187-KARLINAWATI) .pdf
Download (643kB)
BAB 3 (2022187-KARLINAWATI) .pdf
Download (864kB)
BAB 4 (2022187-KARLINAWATI) .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (930kB)
BAB 5 (2022187-KARLINAWATI) .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
DAFTAR PUSTAKA (2022187-KARLINAWATI).pdf
Download (205kB)
Abstract
PAMSIMAS merupakan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap air yang layak. Pada desa Hapalah terdapat tiga permasalahan yaitu sarana PAMSIMAS sering mengalami kemacetan dan kerusakan, kualitas air dari program kurang bersih dan akses yang belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program PAMSIMAS dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program PAMSIMAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Sumber data diambil dari penarikan sampel secara purposive sampling berjumlah 13 orang. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan tekhnik analisa data dengan reduksi data, model data, penarikan kesimpulan. Adapun uji kredebilitas data meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahasa referensi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Program PAMSIMAS di Desa Hapalah, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong masih tergolong kurang efektif. Masyarakat merasakan kemudahan akses air, namun tujuan utama program belum tercapai karena kualitas air yang keruh dan sering mengalami kemacetan. Efisiensi program dinilai cukup baik dari sisi manfaat, tetapi ketepatan sasaran dan pemenuhan kebutuhan masyarakat belum optimal karena masih terdapat rumah tangga yang belum terlayani. Mekanisme pemeliharaan sarana juga belum berjalan efektif meskipun pengelola telah berupaya maksimal. Sementara itu, indikator input dan output menunjukkan hasil yang efektif, ditinjau dari iuran bulanan yang terjangkau serta pengelolaan keuangan yang baik. Secara keseluruhan, program memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat. Faktor yang mendukung diantaranya partisipasi masyarakat dalam pembayaran iuran dan iuran bulanan yang terjangkau. faktor penghambat diantaranya air kurang bersih dan kemacetan pada sarana program. Untuk meningkatkan efektivitas, maka disarankan kepada pemerintah daerah untuk menyediakan filter penyaring air dan obat pembersih, kepada pemerintah desa untuk memeratakan penerima manfaat program, kepada pihak pengelola untuk meningkatkan akses pemeliharaan terhadap program dan kepada peneliti selanjutnya untuk menetapkan informan secara jelas sejak awal agar tidak terjadi pengulangan wawancara pada informan lain.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Administrasi Publik > Efektivitas |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Ms. Karlina Wati |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 07:07 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 07:07 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/1846 |

