Risda, Risda (2026) (SKRIPSI): EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA TABALONG MATI KECAMATAN AMUNTAI UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.
COVER (2022045 - Risda).pdf
Download (35kB)
LEMBAR PENGESAHAN DAN KEASLIAN (2022045 - Risda).pdf
Download (402kB)
ABSTRAK (2022045 - Risda).pdf
Download (151kB)
BAB 1 (2022045 - Risda).pdf
Download (150kB)
BAB 2 (2022045 - Risda).pdf
Download (205kB)
BAB 3 (2022045 - Risda).pdf
Download (178kB)
BAB 4 (2022045 - Risda).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (465kB)
BAB 5 (2022045 - Risda).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
DAFTAR PUSTAKA (2022045 - Risda).pdf
Download (17kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi beberapa fenomena masalah, yaitu: pertama, penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) belum sepenuhnya tepat sasaran. Kedua, bantuan PKH belum sepenuhnya digunakan sesuai tujuan program. Ketiga, pelaksanaan sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tabalong Mati belum optimal karena kegiatan P2K2 belum dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tabalong Mati Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data ditentukan melalui teknik purposive sampling yang berjumlah 14 orang informan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Kredibilitas data diuji melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, penggunaan bahan referensi, dan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tabalong Mati cukup efektif berdasarkan teori Budiani dalam (Dedi Amrizal, et.al., 2018:59). Pertama, sub variabel Ketepatan Sasaran Program, di mana indikator kriteria sasaran efektif, sedangkan indikator ketepatan sasaran program kurang efektif. Kedua, sub variabel Sosialisasi Program, indikator pelaksanaan sosialisasi kurang efektif, sedangkan indikator kejelasan informasi program efektif. Ketiga, sub variabel Tujuan Program, indikator tujuan program cukup efektif, hasil pelaksanaan program kurang efektif, dan pencapaian tujuan program cukup efektif. Keempat, variabel Pemantauan Program, indikator pemantauan program cukup efektif, evaluasi program cukup efektif dan tindak lanjut terhadap program kurang efektif. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor pendukung berupa kejelasan informasi pelaksanaan program dan penyampaian dan penjelasan informasi program, sedangkan faktor penghambat berupa data penerima yang belum sepenuhnya update, kebutuhan mendesak masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup, kendala penyesuaian jadwal pelaksanaan sosialisasi akibat jumlah pendamping terbatas dan proses verifikasi dan pemutakhiran data yang bertahap. Saran ditujukan kepada Koordinator PKH Kabupaten Hulu Sungai Utara hendaknya meningkatkan koordinasi dengan pendamping PKH dalam pemutakhiran data KPM. Pendamping PKH Desa Tabalong Mati hendaknya melaksanakan P2K2 secara rutin dan aktif melakukan pembaruan data KPM sesuai kondisi di lapangan. Pemerintah Desa Tabalong Mati hendaknya meningkatkan koordinasi dengan pendamping PKH. KPM hendaknya memanfaatkan bantuan PKH sesuai tujuan program serta melaporkan perubahan kondisi ekonomi keluarga kepada pendamping PKH.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efektivitas, Program Keluarga Harapan |
| Subjects: | Administrasi Publik > Efektivitas |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Mrs Risda Risda |
| Date Deposited: | 06 Sep 2026 03:05 |
| Last Modified: | 06 Sep 2026 03:05 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/2537 |

