Yanti, Melda (2026) (SKRIPSI): IMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU REMAJA DI DESA MURUNG SARI KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.
COVER (2022192-MELDA YANTI).pdf
Download (247kB)
LEMBAR PENGESAHAN DAN KEASLIAN (2022192-MELDA YANTI).pdf
Download (1MB)
ABSTRAK (2022192-MELDA YANTI).pdf
Download (512kB)
SKRIPSI BAB 1 (2022192-MELDA YANTI).pdf
Download (345kB)
SKRIPSI BAB 2 (2022192-MELDA YANTI).pdf
Download (429kB)
SKRIPSI BAB 3 (2022192-MELDA YANTI).pdf
Download (363kB)
SKRIPSI BAB 4 (2022192-MELDA YANTI).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (779kB)
SKRIPSI BAB 5 (2022192-MELDA YANTI).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (330kB)
DAFTAR PUSTAKA (2022192-MELDA YANTI).pdf
Download (208kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Posyandu Remaja di Desa Murung Sari Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Fenomena masalah dalam penelitian ini meliputi rendahnya kehadiran remaja, ketidakakuratan data kependudukan, kesenjangan partisipasi berdasarkan usia dan jenis kelamin, minimnya sosialisasi kesehatan, benturan jadwal dengan kegiatan pramuka sekolah, keterbatasan kapasitas kader yang seluruhnya perempuan, makanan tambahan yang tidak sesuai standar gizi, serta fungsi meja lima yang tidak berjalan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan 13 informan yang ditentukan melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Posyandu Remaja dikategorikan kurang terimplementasi dengan baik berdasarkan analisis empat variabel teori George C. Edward III dengan 15 indikator. Tiga indikator sudah terimplementasi dengan baik yaitu komitmen tenaga kesehatan dan kader, kehadiran tenaga kesehatan yang konsisten, serta koordinasi antar pihak. Sembilan indikator kurang terimplementasi dan tiga indikator tidak terimplementasi dengan baik. Faktor penghambat meliputi informasi tidak merata, data sasaran tidak valid, sosialisasi tidak rutin, pengetahuan kader terbatas, tidak tersedia media edukasi, jadwal tidak sesuai, motivasi remaja laki-laki rendah, kepatuhan rendah konsumsi tablet tambah darah, kualitas makanan tambahan belum efektif, serta keterbatasan dana dan fasilitas. Faktor pendukung meliputi komitmen tenaga kesehatan dan kader, kehadiran tenaga kesehatan yang konsisten, serta koordinasi terstruktur antara desa, puskesmas, dan kader.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi Kebijakan, Posyandu Remaja, Edward III |
| Subjects: | Administrasi Publik > Implementasi |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Melda Yanti |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 01:48 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 01:48 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/2774 |

