STIA Amuntai Logo

Digital Repositori

Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA)Amuntai

Misna, Misna (2026) (SKRIPSI): IMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) DI DESA HAKURUNG KECAMATAN DAHA UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.

[thumbnail of COVER (2022193 - Misna).pdf] Text
COVER (2022193 - Misna).pdf

Download (34kB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN DAN KEASLIAN (2022193 - Misna).pdf] Text
LEMBAR PENGESAHAN DAN KEASLIAN (2022193 - Misna).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of ABSTRAK (2022193 - Misna).pdf] Text
ABSTRAK (2022193 - Misna).pdf

Download (72kB)
[thumbnail of BAB 1 (2022193 - Misna).pdf] Text
BAB 1 (2022193 - Misna).pdf

Download (105kB)
[thumbnail of BAB 2 (2022193 - Misna).pdf] Text
BAB 2 (2022193 - Misna).pdf

Download (193kB)
[thumbnail of BAB 3 (2022193 - Misna).pdf] Text
BAB 3 (2022193 - Misna).pdf

Download (124kB)
[thumbnail of BAB 4 (2022193 - Misna).pdf] Text
BAB 4 (2022193 - Misna).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (607kB)
[thumbnail of BAB 5 (2022193 - Misna).pdf] Text
BAB 5 (2022193 - Misna).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (98kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA (2022193 - Misna).pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA (2022193 - Misna).pdf

Download (147kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi Program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Hakurung Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan beserta faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh melalui purposive sampling terhadap sebelas informan, dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Program Posyandu ILP kurang efektif. Indikator sikap masyarakat dan pembagian wewenang sudah cukup efektif, sedangkan kemampuan teknis, hubungan antar organisasi, SOP, penyaluran dan kejelasan informasi, partisipasi masyarakat, serta tanggung jawab masih kurang efektif. Faktor pendukung meliputi kemampuan teknis kader, sikap masyarakat positif, dan pembagian wewenang yang jelas, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, rendahnya partisipasi kelompok tertentu, koordinasi pemerintah desa yang belum optimal, dan sosialisasi yang belum menyeluruh. Disarankan Pemerintah Desa meningkatkan dukungan fasilitas dan anggaran, bidan desa dan kader merancang sosialisasi lebih spesifik bagi remaja dan lansia, serta UPTD Puskesmas Pasungkan memastikan ketersediaan obat dan alat kesehatan secara konsisten.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Administrasi Publik > Implementasi
Divisions: Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1)
Depositing User: Misna Misna
Date Deposited: 10 Sep 2026 01:11
Last Modified: 10 Sep 2026 01:11
URI: http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/3067

Actions (login required)

View Item
View Item