Aryani, Deny (2026) (SKRIPSI): PARTISIPASI KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.
COVER (2022009 - DENY ARYANI).pdf
Download (107kB)
LEMBAR PENGESAHAN DAN KEASLIAN (2022009 - DENY ARYANI).pdf
Download (489kB)
ABSTRAK (2022009 - DENY ARYANI).pdf
Download (214kB)
BAB I (2022009 - DENY ARYANI).pdf
Download (217kB)
BAB II (2022009 - DENY ARYANI).pdf
Download (285kB)
BAB III (2022009 - DENY ARYANI).pdf
Download (268kB)
BAB IV (2022009 - DENY ARYANI).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (514kB)
BAB V (2022009 - DENY ARYANI).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
DAFTAR PUSTAKA (2022009 - DENY ARYANI).pdf
Download (158kB)
Abstract
Penelitian ini mengangkat tentang partisipasi kader posyandu dalam pencegahan dan penanganan stunting di kecamatan Amuntai Tengah. Partisipasi kader sangat berperan penting dalam pencegahan dan penanganan stunting. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang partisipasi kader dan melaksanakan observasi awal menemukan beberapa permasalahan yaitu: Kondisi ini menunjukkan penanganan stunting belum konsisten, sehingga partisipasi kader posyandu perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu bertujuan untuk mendeskripsikan suatu populasi, situasi atau fenomena secara akurat dan sistematis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dasar teoripartisipasi dari Wilcox dan Theresia. Adapun hasil penelitiannya meliputi: Pertama Memberikan Informasi (Information). (1) indikator penyampaian informasi cukup berpartisipasi menyampaikan informasi namun tidak merata, (2) indikator pemanfaatan media/alat bantu edukasi (pamplet, poster, dll) sudah baik dilihat dari postingan intsagram, (3) Kejelasan materi edukasi sudah jelas yang disampaikan kader. Kedua Konsultasi (Consultation): (1) pelaksanaan konsultasi kader dengan ibu balita, sudah berartisipasi. (2) indikator Intensitas komunikasi dua arah antara kader dan masyarakat sudah terjalin baik. Keempat Bertindak Bersama (Akting Toghether); (1) indikator Kerja sama kader dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan posyandu sudah baik. (2) partisipasi Kader dalam kegiatan PMT dan pemantauan tumbuh kembang anak sudah baik. (3) Keterlibatan kader dalam pelaksanaan program secara langsung sudah baik. Kelima Memberikan dukungan (Supporting independent community interest); (1) upaya kader dalam mendorong kemandirian masyarakat dalam pemenuhan gizi anak cukup berpartisipasi. (2) indikator pendampingan berkelanjutan kepada keluarga balita sudah berpartisipasi. Adapun Faktor pendukung meliputi Kerjasama, isentif kader dan dukungan Masyarakat, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, dukungan orang tua dan pelatihan kader. Saran dari penelitian ini meliputi: Kader diharapkan meingkatkan penyampaian informasi dan kegaiatan sosialisasi, Instansi terkait mendukung kader melalui fasilitas dan isentif, Masyarakat eninngkatkan partisipasinya juga, Kerjasama anatar kader, pemerintah dan Masyarakat dalam melaksanakan pencegahan dan penanganan stunting di daerah. Berdasarkan hasil penetian penulis menyimpulkan partisipasi kader cukup baik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Paertisipasi, Kader, Stunting |
| Subjects: | Administrasi Publik > Partisipasi |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Mrs Deny Aryani |
| Date Deposited: | 20 Sep 2026 12:46 |
| Last Modified: | 20 Sep 2026 12:46 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/3286 |

