Madina, Risma Al (2026) (SKRIPSI): PARTISIPASI PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) PADA METODE KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) DI KECAMATAN PUGAAN KABUPATEN TABALONG. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.
COVER (2022213 - Risma Al Madina).pdf
Download (119kB)
LEMBAR PENGESAHAN DAN KEASLIAN (2022213 - Risma Al Madina).pdf
Download (704kB)
ABSTRAK (2022213 - Risma Al Madina).pdf
Download (119kB)
BAB 1 (2022213 - Risma Al Madina).pdf
Download (188kB)
BAB 2 (2022213 - Risma Al Madina).pdf
Download (315kB)
BAB 3 (2022213 - Risma Al Madina).pdf
Download (242kB)
BAB 4 (2022213 - Risma Al Madina).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (414kB)
BAB 5 (2022213 - Risma Al Madina).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
DAFTAR PUSTAKA (2022213 - Risma Al Madina).pdf
Download (194kB)
Abstract
Partisipasi merupakan syarat utama dalam mencapai suatu tujuan kegiatan yang di harapkan. Partisipasi Pasangan Usia Subur dalam penggunaan KB IUD di Kecamatan Pugaan masih rendah. Data Balai Penyuluhan KB Oktober 2025 menunjukkan hanya 10 PUS yang menggunakan IUD, sementara sebagian besar masih memilih metode kontrasepsi lain. Rendahnya partisipasi ini disebabkan kurangnya pemahaman PUS akibat tidak mengikuti sosialisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi PUS dalam penggunaan KB IUD serta faktor-faktor yang memengaruhinya di Kecamatan Pugaan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan 11 informan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, bahan referensi, dan membercheck. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi Pasangan Usia subur dalam program keluarga berencana pada metode kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di Kecamatan Pugaan masih belum baik, dapat dilihat seperti kurangnya pemahaman Pasangan Usia Subur akibat sosialisasi yang belum optimal dan minim media pendukung. Masyarakat cenderung pasif, jarang memberikan tanggapan maupun ide terkait KB IUD, serta masih memiliki kekhawatiran terhadap efek samping. Selain itu, tidak adanya tindak lanjut dan peran kader yang belum maksimal menyebabkan minat dan terhadap KB IUD tetap rendah, sehingga pencapaian target belumoptimal. Faktor pendorong partisipasi Pasangan Usia Subur yaitu diberikan sosialiasi dan pemasangan KB IUD gratis. Faktor penghambat yaitu Kurangnya pasangan usia subur, takut terhadap efek samping, masih mempercayai informasi keliru, kurangnya dukungan dari keluarga dan pasangan usia subur merasa aman menggunakan alat kontrasepsi lain. Untuk meningkatkan partisipasi Pasangan Usia Subur dengan memberikan sosialisasi lebih lagi dan tetap menawarkan KB IUD ini dan pelan-pelan menghilangkan isu-isu yang beredar dimasyarakat sehingga masyarakat di kecamatan Pugaan mau menggunakan KB IUD ini.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Partisipasi, pasangan usia subur (PUS), Keluarga berencana (KB) |
| Subjects: | Administrasi Publik > Partisipasi |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Risma Al Madina |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 01:17 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 01:17 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/3327 |

