Wafa, Wafa (2026) (SKRIPSI): PENGARUH TES PSIKOLOGI SEBAGAI INSTRUMEN ADMINISTRASI PUBLIK TERHADAP PENINGKATAN KESELAMATAN BERKENDARA PADA SATPAS POLRES HULU SUNGAI UTARA. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.
COVER (2022559 - WAFA).pdf
Download (145kB)
LEMBAR PENGESAHAN DAN KEASLIAN (2022559 - WAFA).pdf
Download (1MB)
ABSTRAK (2022559 - WAFA).pdf
Download (253kB)
BAB 1 (2022559 - WAFA).pdf
Download (309kB)
BAB 2 (2022559 - WAFA).pdf
Download (378kB)
BAB 3 (2022559 - WAFA).pdf
Download (371kB)
BAB 4 (2022559 - WAFA).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (466kB)
BAB 5 (2022559 - WAFA).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (349kB)
DAFTAR PUSTAKA (2022559 - WAFA).pdf
Download (324kB)
Abstract
Keselamatan lalu lintas merupakan permasalahan publik yang hingga saat ini masih menjadi perhatian serius, seiring dengan tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang sebagian besar disebabkan oleh faktor manusia. Perilaku berkendara yang kurang disiplin, rendahnya pengendalian diri, serta kondisi emosional yang tidak stabil menjadi faktor dominan yang memengaruhi terjadinya kecelakaan di jalan raya. Sebagai upaya menekan risiko tersebut, pemerintah melalui institusi kepolisian menerapkan kebijakan administrasi publik berupa kewajiban mengikuti tes psikologi dalam proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pengendara memiliki kondisi psikologis yang layak dan memadai untuk berkendara secara aman dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tes psikologi sebagai instrumen administrasi publik terhadap peningkatan keselamatan berkendara di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden penelitian adalah pemohon SIM A dan SIM C yang mengikuti proses penerbitan SIM. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik probability sampling agar setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara variabel tes psikologi dan keselamatan berkendara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes psikologi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keselamatan berkendara. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi psikologis pengendara, seperti stabilitas emosi, kemampuan pengendalian diri, tingkat konsentrasi, serta kemampuan kognitif, memiliki peran penting dalam membentuk perilaku berkendara yang aman dan sesuai dengan peraturan lalu lintas. Pengendara dengan kondisi psikologis yang baik cenderung lebih berhati-hati, patuh terhadap aturan, dan mampu mengendalikan emosi saat berkendara. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan tes psikologi dalam proses penerbitan SIM merupakan kebijakan administrasi publik yang efektif dalam mendukung peningkatan keselamatan lalu lintas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tes Psikologi, Administrasi Publik, Keselamatan Berkendara, SIM |
| Subjects: | Administrasi Publik > Pengaruh |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Wafa Wafa |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 01:38 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 01:38 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/3858 |

