Mutia, Al Jahra (2026) (SKRIPSI): PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN KADER TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN POSYANDU ILP (INTEGRASI LAYANAN PRIMER) DI DESA KALUDAN BESAR KECAMATAN BANJANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.
COVER (2022315 - MUTIA AL JAHRA).pdf
Download (40kB)
LEMBAR PENGESAHAN DAN KEASLIAN (2022315 - MUTIA AL JAHRA).pdf
Download (1MB)
ABSTRAK (2022315 - MUTIA AL JAHRA).pdf
Download (329kB)
BAB I (2022315 - MUTIA AL JAHRA).pdf
Download (394kB)
BAB II (2022315 - MUTIA AL JAHRA).pdf
Download (354kB)
BAB III (2022315 - MUTIA AL JAHRA).pdf
Download (556kB)
BAB IV (2022315 - MUTIA AL JAHRA).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V (2022315 - MUTIA AL JAHRA).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (302kB)
DAFTAR PUSTAKA (2022315 - MUTIA AL JAHRA).pdf
Download (190kB)
Abstract
Dalam upaya pencapaian SDGs bidang kesehatan melalui penguatan Posyandu ILP sebagai layanan promotif dan preventif terintegrasi. Keberhasilan Posyandu ILP sangat ditentukan oleh peran dan pengetahuan kader. Namun, di Desa Kaludan Besar masih ditemukan masalah seperti ketidaktepatan jadwal, kehadiran kader, pencatatan yang belum optimal, dan pelayanan yang belum sesuai kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh tingkat pengetahuan kader terhadap efektivitas pelaksanaan Posyandu ILP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian asosiatif. Populasi seluruh peserta Posyandu ILP yang berjumlah 148 peserta dengan sampel 60 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Penentuan skor menggunakan skala Likert. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan kualitas instrumen. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil analisis data, Pembahasan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kader berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan Posyandu ILP di Desa Kaludan Besar. Hasil uji regresi linier sederhana memperlihatkan nilai signifikansi 0,045 (< 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,056 menunjukkan bahwa pengetahuan kader berkontribusi sebesar 5,6% terhadap variasi efektivitas pelaksanaan Posyandu ILP, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi kader, dukungan sarana prasarana, dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Koefisien regresi sebesar 0,098 mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan kader diikuti oleh peningkatan efektivitas pelaksanaan Posyandu ILP. Instrumen penelitian telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, serta data dinyatakan lolos uji asumsi klasik, sehingga hasil analisis dapat dipercaya. Rata-rata tingkat pengetahuan kader sebesar 56% menunjukkan bahwa kader telah memiliki kompetensi yang cukup dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Namun demikian, kontribusi pengetahuan yang relatif kecil menegaskan bahwa peningkatan efektivitas Posyandu ILP memerlukan penguatan faktor pendukung lain secara terpadu agar tujuan program dapat tercapai secara 6optimal. Disarankan kepada Pemerintah Daerah dan Puskesmas untuk meningkatkan pelatihan kader serta dukungan anggaran guna memperkuat efektivitas Posyandu ILP. Peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan metode dan variabel yang lebih beragam. Kader dan masyarakat perlu meningkatkan partisipasi aktif melalui edukasi berkelanjutan agar tujuan pelayanan kesehatan tercapai.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Administrasi Publik > Pengaruh |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Mutia Al Jahra |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 08:10 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 08:10 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/3877 |

