Lamiah, Lamiah (2026) (SKRIPSI): IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI UTARA NOMOR 24 TAHUN 2021 TENTANG PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN PENDISTRIBUSIAN LPG 3 KILOGRAMBERSUBSIDI SECARA TERTUTUP DI KECAMATAN DANAU PANGGANGKABUPATEN HULU SUNGAI UTARA(Studi Kasus: Desa Longkong dan Desa Bitin). Diploma thesis, STIA AMUNTAI.
cover 2022300 Lamiah.pdf
Download (29kB)
lembar pengesahan dan keaslian 2022300 Lamiah.pdf
Download (950kB)
Abstrak 2022300 Lamiah.pdf
Download (213kB)
Bab 1 2022300 Lamiah.pdf
Download (188kB)
bab 2 2022300 Lamiah.pdf
Download (467kB)
bab 3 2022300 Lamiah.pdf
Download (202kB)
bab 4 2022300 Lamiah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (826kB)
bab 5 2022300 Lamiah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (78kB)
Daftar Pustaka 2022300 Lamiah.pdf
Download (133kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena masalah yaitu: LPG 3 kg masih tidak tepat sasaran, lambatnya penyaluran LPG 3 kg, kurangnya sosialisasi dari pihak pemerintah, harga yang tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi, kurangnya partisispasi masyarakat, tidak menggunakan kartu kendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Peraturan Bupati Hulu Sungai Utara Nomor 24 Tahun 2021 Tentang Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian LPG 3 Kg Bersubsidi Secara Tertutup Di Kecamatan Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara Studi Kasus Pada Desa Longkong dan Desa Bitin dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang diambil melalui pengambilan informan sacara purposive sampling berjumlah 12 orang. Setelah data terkumpul dan kemudian dianalisis dan uji kredibilitas data dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi, dan membercheck. Hasil dari penelitian ini kurang optimal. Terlihat dari indikator yang kurang optimal yaitu: adanya sosialisasi karena sosialisasi yang dilakukan pemerintah melalui surat edaran, kejelasan informasi kebijakan karena pemerintah tidak menjelaskan isi surat edaran secara keseluruhan, tujuan kebijakan karena masyarakat mampu masih membeli LPG 3 kg, kejelasan isi kebijakan karena pangkalan tidak paham isi surat edaran, keberhasilan implementasi karena pemerintah menyalurkan LPG 3 kg ke pangkalan masih kurang. Indikator yang cukup optimal yaitu: dukungan masyarakat karena LPG 3 kg sangat membantu masyarakat miskin, keterlibatan masyarakat karena masyarakat sangat terlibat dalam pengawasan, koordinasi karena pemerintah berkoordinasi dengan pertamina terkait kouta LPG 3 kg. Faktor pendukung yaitu: adanya dukungan masyarakat, partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan kebijakan, koordinasi antarpemerintah dan pangkalan. Faktor penghambat yaitu: kurangnya kejelasan isi kebijakan, kurang sosialisasi, informasi kebijakan kurang jelas, kurangnya jumlah LPG 3 kg. Disarankan kepada Pemerintah agar meningkatkan sosialisasi kebijakan distribusi LPG 3 kg kepada Pangkalan, Pangkalan agar menyediakan papan informasi, dan lebih mematuhi dalam penyaluran LPG 3 kg. Masyarakat agar lebih memiliki rasa bersabar menunggu kedatangan LPG 3 kg, dan lebih sabar akan peruntukan LPG 3 kg untuk masyarakat miskin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Administrasi Publik > Implementasi |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Lamiah |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 07:24 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 07:24 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/3921 |

