Elisa, Ayu (2026) (SKRIPSI): KUALITAS PELAYANAN REHABILITASI PADA KLINIK PRATAMA DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN (BNNK) HULU SUNGAI UTARA. Diploma thesis, STIA AMUNTAI.
COVER (2022343-Ayu Elisa).pdf
Download (49kB)
LEMBAR PENGESAHAN DAN KEASLIAN (2022343-Ayu Elisa)_.pdf
Download (446kB)
ABSTRAK (2022343-Ayu Elisa).pdf
Download (76kB)
BAB 1 (2022343-Ayu Elisa).pdf
Download (139kB)
BAB 2 (2022343-Ayu Elisa).pdf
Download (334kB)
BAB 3 (2022343-Ayu Elisa).pdf
Download (158kB)
BAB 4 (2022343-Ayu Elisa).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (724kB)
BAB 5 (2022343-Ayu Elisa).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
DAFTAR PUSTAKA (2022343-Ayu Elisa).pdf
Download (148kB)
Abstract
Permasalahan yang dihadapi dalam kualitas pelayanan rehabilitasi adalah keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan sarana dan prasarana klinik dan kesibukan petugas dan benturan jadwal pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan rehabilitasi pada klinik pratama di badan narkotika nasional kabupaten hulu sungai utara dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dengan tipe penelitian Diskriptif-Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan teknik purposive sampling informan 12 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan rehabilitasi pada klinik pratama di badan narkotika nasional kabupaten hulu sungai utara tergolong cukup baik. Berdasarkan indikator tangibles (bukti fisik), pelayanan masih belum optimal karena keterbatasan sarana dan prasarana serta jumlah tenaga profesional. pada indikator reliability (keandalan), pelayanan telah berjalan baik karena petugas memberikan pelayanan sesuai prosedur dan jadwal yang ditetapkan. Pada indikator responsiveness (ketanggapan) menunjukkan hasil yang baik, ditandai dengan ketanggapan petugas dalam merespon kebutuhan dan keluhan klien. Pada indikator assurance (jaminan) menunjukan hasil yang baik petugas mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada klien melalui sikap sopan, ramah, dan kompeten. Pada indikator empathy (empati) menunjukkan hasil yang baik karena petugas memberikan perhatian, motivasi, serta pendekatan yang tidak menghakimi kepada klien. Adapun faktor penghambat kualitas pelayanan rehabilitasi meliputi keterbatasan anggaran untuk pengadaan fasilitas klinik, distribusi SDM tidak merata, manajemen waktu yang kurang efektif sedangkan faktor pendukungnya adalah kemampuan petugas yang telah tersertifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar Badan Narkotika Nasional Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat meningkatkan kualitas pelayanan rehabilitasi melalui penambahan tenaga profesional, pemenuhan sarana dan prasarana klinik, serta peningkatan upaya pendampingan dan motivasi kepada klien agar mengikuti program rehabilitasi secara konsisten.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kualitas, Pelayanan, Rehabilitasi |
| Subjects: | Administrasi Publik > Kualitas |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Ayu Elisa |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 01:26 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 01:26 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/4102 |

