Nafis, M. Cholil (2010) (E-BOOK): TEORI HUKUM EKONOMI SYARIAH. Universitas Indonesia. ISBN 978-979-456-456-1
Teori hukum ekonomi syariah.pdf
Download (7MB)
Abstract
Perubahan dan penetapan fatwa tidak dapat dilakukan hanya dengan melihat metodologi penetapannya, tapi juga mengkaji tuntutan nilai dan kebiasaan masyarakat saat itu. Oleh karena itu, fatwa sebenarnya memiliki sifat sesuai dengan keadaan dan situasi tempat serta mengikuti pemahaman kontemporer. Atas dasar tersebut, Ibn Qayyim al-Jawziyyah (M 751 H) merintis kaidah yang terkenal, “Perubahan fatwa terjadi karena mengikuti perubahan tempat, waktu, situasi, niat dan adat kebiasaan” (taghayyur al-fatwa bi hasab taghayyur al-azminah wa al-amkinah wa al-ahwal wa alniyyat wa al-awa’id).5 Realitas ini diperkuat dengan hasil-hasil kajian sarjana Barat yang menunjukkan adanya hubungan erat antara fatwa dan perubahan sosial, politik dan ekonomi dalam masyarakat Islam.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Program Studi STIA Amuntai > Administrasi Publik (S1) |
| Depositing User: | Mr Ari Kurnianto |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 07:44 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 07:45 |
| URI: | http://repository.stiaamuntai.ac.id/id/eprint/748 |

